![]() |
| ENTERPRENEUR |
Catatan
kecil entrepreneur bermodal cupet…..
Seorang entrepreneur , selalu terkait dalam siklus usaha antara proses produksi dan proses
pemasaran.Jika kita berfikir secara umum, kebanyakan dari kita adalah
mendahulukan proses produksi, setelah itu baru menawar-nawarkan barang produksi
kita kepada orang sekitar dan orang-orang terdekat kita. Itulah yang terjadi
disekitar kita . Bisakah kita membalik proses ini sebagai langkah terobosan
dalam entrepreneurship yang kita geluti ini. Jawabnya adalah bisa.Dan inilah
yang kebanyakan dilakukan oleh orang-orang yang sukses dalam entrepreneurship,
langkah lateral yang mungkin akan menginspirasi anda sebagai seorang
entrepreneur.
Membangun sebuah bengkel produksi tentunya akan memakan biaya
yang besar, mengeluarkan biaya yang banyak, kita mesti menyiapkan bahan baku,
menyiapkan tempat usaha, mempersiapkan peralatan-peralatan , yang dalam skala
kecil saja akan memakan puluhan juta rupiah untuk persiapan itu .KAtakan kita
bikin usaha es lilin saja , kita memerlukan dana jutaan untuk mempersiapkan almari esnya, kompor, panic, timba ember,
pembelian bahan baku es lilin kita,
plastic packing , termos-termos untuk mengecer ke kantin-kantin , memperbaiki
tempat usaha ,dan sebagainya . Jika Proses produksi ini sudah selesai kita akan
dihapkan langsung pada prosespemasaran
kesana-sini , beresiko ditolak , dan ada resiko yang lebih parah lagi ,
barang kita rusak dan basi. Belum juga ketemu pembeli kita sudah berhadapan
dengan resiko yang dapat mematikan bisnis kita ,karena bisa saja kita akan
kehabisan modal ketika profit penjualan
penjualan kita belum bisa
menutupi semua biaya operasional yang kita keluarkan tiap hari. Saya hanya akan
mengajak anda untuk berfikir zig_zag dalam hal ini.Mari menjual sebelum
membangun sebuah bengkel ( Baca :Pabrik skala kecil) produksi kita.
Bagaimana kalau kita menjual dulu sebelum membuatnya ..??
sehingga kita akan berhadapan minimal risk dalam usaha ini , Kita survey pasar
dulu,kita tawari mereka dengan barang
dagangan kita , siapa tahu beberapa kantin sekolah belum ada yang mensuplay es
lilin seperti buatan kita .Jangan
terobsesi besar dulu, bikin saja dengan almari es dirumah kita . Test rasa dan
bikin contoh , cukup satu termos es untuk para panelist kita , yang nanti akan
menjadi marketing kita,kantin-kantin sekolah .Ketika order sudah banyak dan
kita analisa tentang factor biaya produksi harian dan biaya operasional harian
kita sudahkah tertututpi dengan profit yangakan dihasilkan dengan jumlah order
sekian itu ? kalau belum bisa tertutupi maka tugas anda adalah mencari lagi
order, memperluas kembali target market
anda. Sederhana saja , agar dalam bisnis kita minim seminim-minimnya resiko-resiko
yang harus kita tanggung sebagai seorang entrepreneur.
Kata orang-orang ada beberapa buku-buku entrepreneur yang
menitik beratkan langkah seperti
menjual sebelum membangun , akan tetapi saya belum kuat membeli buku
itu , akhirnya , marilah kita gunakan saja sumberdaya yang ada , yakni otak
kita , kita akan lebih mudah memahami pemikiran kita sendiri dan juga langsung mempraktekan dalam
keseharian karena saya dengar buku ini adalah hasil terjemahan , sehingga saya
yakin sangat –sangat sulit untuk mengaplikasikannya dengan keadaan kita
sebenarnya saat ini.
Banyak sekali diantara
teman –teman on_line marketing yang juga melakukan hal yang sama dengan teory
ini, bukan hanya satu dua orang saja hamper delapan puluh persen melakukannya ,
bahkan saya sebagai pelaku bisnis on_line marketing juga melakukan hal seperti
itu,menjual sebelum membangun sebuah bengkel bisnis. Dan bahkan saya lebih
parah lagi , memulai bisnis on_line marketing ini dengan “ Benar-benar Nol
Rupiah “ karena pada waktu itu saya mendapatkan sebuah proyek untuk
pemberdayaan petani dalam tegnology
informasi yang mengacu pada penggunaan internet sebagai media pemasaran, jadi
benar-benar Nol Rupiah,bahkan saya mendapatkan modal selama beberapa bulan
untuk biaya akses internet saya. Saya
buat sebuah toko on_line semampu saya , sebisa saya , dan sak rupa-rupane (
Bentuknya gue banget : bahasa Jawa) Lihat blog pertanian karya saya :, UP FMA CAMPURDARATmasih setia saya up_date sampai sekarang , proyek ini
berakhir dibulan Juli 2010 yang lalu…
Mari menjual sebelum membangun itu teory sederhana yang
dilakukan oleh banyak orang yang sukses dalam berbisnis. Karena dengan menjual
terlebih dulu , kita dapat meminimkan resiko yang akan kita tanggung dan akan
kita hadapi sebagai pebisnis. Dan ini akan mengirit jutaan rupiah modal kita.
Saya umpamakan untuk membangun bengkel marmer kecil saja,memerlukan biaya tidak
kurang dari 10 Juta rupiah , angka yang cukup besar buat saya.
Akan tetapi dengan melakukan penjualan sebelum membangun
bengkel ,saya hanya memerlukan modal
dari kantong saya sekitar 100 ribuan
saja untuk membeli beberapa buku terbitan MAXINDO COM ,langsung saya
mempraktekkan , dan Alhamdulillah , sampai dengan hari ini banyak yang telah
saya raih dalam satu tahun yang lalu, nggak muluk-muluk, ditahun 2010 saya bisa
membeli sebuah sepeda motor bekas dengan kredit
( Sudah bekas kredit lagi )
dan diakhir tahun 2011 saya sudah
membayar lunas semuanya, Bulan Oktober akhir saya debt free alias bebas hutang ,
dulu saya siang malam bekerja secara on_line diwarnet ,karena saya tidak
memiliki computer sendiri, punya PC sich
tapi sering ngadat… jadi saya terbebani biaya juga setelah proyek pertanian
saya habis tahun anggarannya …sekarang
saya sudah punya laptop yang cukup untuk
bekerja secara off dan online …. .Bahkan hari ini saya merintis untuk membangun bengkel sederhana untuk
pembuatan prasasti marmer, biaya pembangunannya dari profit yang saya dapatkan dari penjualan
saya. Apa ini belum cukup menginspirasi anda… wahai kawan senasib … wahai teman-teman bisnis bonek….???
Banyak sekali suka duka
dari rintisan bisnis kecil ini, berkali-kali blog saya diwordpress
terkena suspend karena sering copy_paste artikel kawan-kawan master, dan membuat lagi-bikin lagi, nglembur lagi
dan lagi , kira-kira lebih dari 12 Blog saya yang kena Freze oleh Anthony
Wordpress.Tapi saya terus melakukan penjualan –penjualan dan bekerja keras
terus untuk mewujudkan impian saya ,Akhirnya di Bulan Desember saya beralih ke
Blogspot , yang katanya lebih longgar TOS nya …agar nggak sering-sering terkena
suspend, dan saya bertekad untuk menjadikannya sebagai blog original saya,
meskipun tidak semua contentnya bebas copy _paste, yang jelas… kawan mulailah
bekerja saat ini, akan tetapi mulailah dengan menjual kemudian baru kita
membuat produksi… ini akan lebih meminimalisir
resiko bisnis yang kadang kala sering tidak tampak dalam
analisa dan tidak perhitungkan
sebelumnya .
Selamat berkarya …
Terinspirasi Oleh :
Bussiness Rich Class
Bapak Hepy Trenggono,MKom
Owner United Balimuda
KETUM IIBF Pusat








0 komentar:
Poskan Komentar